Nabi Uzair bin Imron Abdulloh

Nabi Uzair bin Imron Abdulloh
Bitoqoh

Nabi Isa Bin Maryam Hamba Alloh

لاإلـــــــــه الا إلله
محـمد رســــــول الله عزيـر بن عمران عـبد الله
عيـسى بن مريـم عبـد الله أم مريـم امـــــة الله
هـي ليـست بالصـاحبــة علـيهم صـــــلاة الله

Sabtu, 10 Juli 2010

Pintu Gerbang Kafir, Islam dan Iman

Pintu Gerbang Kafir, Islam dan Iman
# . Pintu gerbang kafir:
( Almaidah 17 ) = Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam"……
( Almaidah 18 ) = Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya".
( Attaubah 30) = .Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu.
1. Gerbang kekafiran adalah orang yang menyebut ada Tuhan selain Alloh
2. Gerbang kekafiran adalah orang yang menyebut Alloh punya anak dan istri
3. Gerbang kekafiran adalah orang yang menyebut nabi uzair itu putra Alloh dan Nabi Isa itu putra Alloh ( Na’udzubilah…)

#. Pintu gerbang Iman :
IMAN KEBALIKAN DARI KAFIR
Berarti Gerbang keimanan seseorang kebalikan dari sebutan-sebutan / ucapan – ucapan orang kafir.
1. Orang beriman pasti menyebut Tidak ada tuhan selain Alloh, Alloh Maha Suci dari tuduhan punya anak dan istri
2. Orang beriman pasti menyebut Tidak ada tuhan selain Alloh, Dan Nabi Muhammad adalah Utusan Alloh
3. Orang beriman pasti menyebut Tidak ada tuhan selain Alloh, Dan Nabi ‘Uzair adalah Hamba Alloh dan Nabi Isa adalah Hamba Alloh dan Ummi Maryam adalah Amatnya Alloh ( hamba Alloh perempuan)

#. Pintu gerbang Islam & Iman :
Orang islam belum tentu beriman tapi orang beriman sudah pasti islam
1. Gerbang Islam Tidak ada Tuhan selain Alloh dan Nabi Muhammad adalah Utusan Alloh
2. Gerbang Iman Tidak ada Tuhan selain Alloh dan Nabi Muhammad adalah Utusan Alloh dan Nabi Uzair bin Imron adalah Hamba Alloh, Nabi Isa adalah Hamba Alloh , Ummi Maryam adalah Amatnya Alloh ( hamba Alloh perempuan)

Dengan kesimpulan :

1. Belum masuk islam apabila seseorang belum mengucap Tiada Tuhan selain Alloh dan Nabi Muhammad adalah Utusan Alloh
2. Belum Beriman apabila seseorang Tidak mengucap “Nabi uzair Hamba Alloh, Nabi Isa Hamba Alloh , Ummi Maryam Amattulloh.karena ini adalah kebalikan ucapan – ucapan orang kafir.
3. Belum di anggap Iman apabila seseorang tidak menyucikan / membersihkan ucapan – ucapan kaum kafir yang mendakwa Alloh Yang Maha Suci punya anak.( Na’dzu bilah…)
4. Pintu masuk Islam adalah yang mengucapkan ‘’Tiada Tuhan selain Alloh dan Nabi Muhammad adalah Utusan Alloh’’
5. Pintu masuk Iman adalah Orang yang mengucapkan “Nabi uzair Hamba Alloh,Nabi Isa Hamba Alloh, Ummi Maryam Amat Alloh’’ yang ucapan tersebut sebagai penyuci / pembersih ucapan- ucapan kaum kafir.karena Alloh Maha Suci dari tuduhan punya anak dan istri.
6. Pintu masuk Islam & Iman adalah yang mengucapkan ‘’Tiada Tuhan selain Alloh dan tiada sekutu bagi Nya Nabi Muhammad adalah Utusan Alloh, Nabi uzair Hamba Alloh,Nabi Isa Hamba Alloh, Ummi Maryam Amat Alloh’’ yang ucapan tersebut sebagai penyuci / pembersih ucapan- ucapan kaum kafir.karena Alloh Maha Suci dari tuduhan punya anak dan istri.


( Attaubah .32). Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah.( Dipadamkan dgn .) dengan mulut mereka (ucapan- ucapan ‘Uzair putra Alloh dan Isa putra Alloh na’udzu billah mindzaliq ,seperti ayat 30 diatas)
dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya,
walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.

Karena orang kafir memadamkan cahaya Alloh dengan ucapan '''Uzair putra Alloh, Isa putra Alloh''
maka menyempurnakan cahaya Alloh dengan ucapan pula "Nabi Uzair Hamba Alloh bukan putra Alloh, Nabi Isa Hamba Alloh bukan putra Alloh , Ummi Maryam Amatnya Alloh bukan istri Alloh.

Alloh tidak menghendaki orang yg tanpa menyempurnakan tuduhan kaum yahudi wa nashara. walaupun orang2 kafir itu tidak menyukai ucapan Uzair putra Alloh , Isa Hamba Alloh, Ummi Maryam Amattulloh
tersebut karena ucapan tersebut membantah ucapan mereka.


Ucapan orang Kafir “ ada tuhan selain Alloh “
Orang Kafir tidak mengakui “ Nabi Muhammad Utusan Alloh”
Ucapan orang kafir “ Nabi Uzair putra Alloh” (Na’udzubilah )
Ucapan orang kafir “Nabi Isa putra Alloh “(Na’udzubilah )
Ucapan orang kafir Alloh punya anak dan istri. (Na’udzubilah )

Ucapan orang islam & iman
‘’Tiada Tuhan selain Alloh dan tidak ada sekutu bagiNya,
Nabi Muhammad adalah Utusan Alloh ,
Nabi uzair Hamba Alloh, bukan putra Alloh,
Nabi Isa Hamba Alloh, bukan putra Alloh,
Ummi Maryam Amat Alloh’’ bukan istri Alloh,

Sabtu, 03 Juli 2010

NABI UZAIR HAMBA ALLOH


Assalamu’alaikum….
Kaum muslimin wal muslimat seantero jagad raya / seluruh dunia mari kita rapatkan persaudaraan kita,mari kita bersama2 berdzikir dan sekaligus membantah fitnah dan Penghinaan kaum yahudi dan nasrani.

Dari shohabat Nabi SAW. 'Ubaidah bin shomit R.a,berkata,telah bersabda Rosululloh SAW; Barang siapa yang bersaksi bahwa'' sesungguhnya tiada tuhan selain Alloh dan tiada sekutu bagi Nya. Dan bersaksi sesungguhnya Nabi Muhammad adalah Utusan Alloh Dan bersaksi sesungguhnya Isa AS bin Maryam, hamba Alloh dan utusan Nya, dan kalimat Nya, yang di wahyukan kepada Umi Maryam R.a, dan Ruh ciptaan Nya. dan bersaksi sesungguhnya Surga dan neraka itu adalah benar''. Maka Alloh akan memasukan kepada orang - orang yang bersaksi tersebut, kedalam Surga, bersama amal - amal sholeh yang dikerjakannya.
( Hadits Shohih Riwayat Bukhori Muslim ) dlm kitab ''Riyadu sholihin''

Mohon Bantuanya merenungi/ mentafukuri tulisan di bawah ini:
Para kaum muslimin dan muslimat yang iman dan islam yang cinta kepada Sang Kholiq Alloh Swt, dan yang takut akan murka Alloh Swt. Marilah kita Ucapkan bahwa “Sayyidina ‘Uzair bin Imron Abdulloh,Sayyidina Isa bin Maryam Abdulloh, Sayyidatina Ummi Maryam Amatulloh, dan bukan seperti yang di tuduhkan oleh orang-orang yahudi,nasrani,dan majusi...bahwa beliau adalah Anak dan istri Alloh swt . na’udzubila min dzaliq.

Kenapa kita harus mengucapkan bahwa“Sayyidina ‘Uzair bin Imron Abduloh,Sayyidina Isa bin Maryam Abduloh, dan Sayyidatina Ummi Maryam Amatuloh", karena ucapan ini sebagai bantahan kita terhadap fitnahan orang-orang yahudi,nasrani,dan majusi terhadap Alloh Swt, Apakah anda rela sesembahan anda sekalian di Fitnah ? Seandainya diam berarti anda rela sesembahan anda di fitnah dan bisa dikatakan diam berarti setuju, diam berarti tanda tak peduli. “Na’udzubilah mindzaliq”.

Sebagai tanda kita tidak rela sesembahan kita di fitnah, bukanlah dengan cara Fisik / anarkiskarena saat ini belum saatnya, karena yang memerangi orang-orang kafirin dengan Pedang nanti kalo sudah turun Kholifah Imam Mahdi, bagaimana caranya saat ini yaitu dengan mentekadkan hati dan mengucap dengan lisan kita bahwa” “Sayyidina ‘Uzair bin Imron Abduloh,Sayyidina Isa bin Maryam Abduloh, dan Sayyidatina Ummi Maryam Amatuloh,

Mari kita simak Ayat suci Alqu’an surat Attaubah ayat 30 s/d ayat 32.
SURAT ATTAUBAH AYAT 30 – 32 YANG ARTINYA:
30 ).Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling? ( Orang – orang yg berkata dan mengikuti perkataan orang2 yahudi yang di laknat oleh ALLOH.)

31). Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.( ALLOH MAHA SUCI dari tuduhan orang – orang yahudi, Nasrani, dan Majusi)

32). Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah.( Dipadamkan dgn cara.) dengan mulut (ucapan- ucapan ‘Uzair putra Alloh dan Isa putra Alloh na’udzu billah mindzaliq ,seperti ayat 30 diatas) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.

( Menyempurnakan cahaya ALLOH dengan cara membersihkan cahaya tersebut dari tuduhan orang –orang yahudi , nasrani dan Majusi KARENA YANG DI MAKSUD CAHAYANYA DI DALAM AYAT 32 MASIH ADA HUBUNGANNYA DENGAN AYAT 30 DAN AYAT 31 ).
( Menyempurnakan cahaya dengan cara mengucap/ membantah secara lisan bahwa= sayyidina uzair adalah hamba Alloh, Sayyidina Isa bin Maryam adalah Hamba Alloh dan Ummi Maryam Hamba Alloh dan bukan seperti yg dikatakan oleh org2 yahudi,nasrani dan majusi bahwa sayyidina Uzair,Sayyidina Isa bin Maryam dan Ummi Maryam adalah…. Na’udzubillah mindzaliq ini adalah Cuma rekayasa iblis supaya org2 Islam semua pada terjerumus pada jurang kedurhakaan, .dan diam tanpa membantah berarti setuju, kalo setuju berarti ikut2an org2 kafir, NA’UDZUBILLAH MINDZALIQ Bukankah Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.

ALLOH TIDAK MENGHENDAKI SELAIN MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA ( Alloh tidak menghendaki orang yang tanpa mennyempurnakan Fitnah /tuduhan org2 yahudi, nasrani dan majusi , dengan cara membantah bahwasanya sayyidina uzair adalah hamba Alloh, Sayyidina Isa bin Maryam adalah Hamba Alloh dan Ummi Maryam adalah اHamba Alloh )

ALLOH TIDAK MENGHENDAKI SELAIN MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA = ALLOH TIDAK MENGHENDAKI tanpa kecuali dari mulai orang kafir, muslim, mukmin, ustadz, Kyai,Ulama, kalau orang tersebut tidak menyempurnakan tuduhan kaum yahudi dan nasrani.

Cahaya Alloh yang hendak di padamkan oleh yahudi dan nasrani ( ucapan Sayyidina UZAIR BIN IMRON ABDULLOOH , Syyidina ISA BIN MARYAM ABDULLOOH, UMU MARYAM AMATULLOOH) di padamkan dengan ucapan Nabi Uzair putra Alloh, Nabi Isa putra Alloh, dan Ummi Maryam istri Alloh( na’udzubilah min dzalik)

Bagaimana kalau diri kita sebagai orang muslim diam saja...
Diam saja… bukankah berarti tak peduli atau diam berarti setuju..?
Bagaimana kita akan mengharapkan ridlo Alloh kalau diri kita tak peduli ke Alloh,
Bagaimana kita akan mengharapkan kasih sayangnya Alloh kalau diri kita tak peduli ke Alloh,
Bagaimana kita akan mengharapkan ampunan Alloh kalau diri kita tak peduli ke Alloh,
Bagaimana kita akan mengharapkan pertolongan Alloh kalau diri kita tak peduli ke Alloh,
Bagaimana kita akan mengharapkan RahmatAlloh kalau diri kita tak peduli ke Alloh,
Bagaimana kita akan mengharapkan surga Alloh kalau diri kita tak peduli ke Alloh,
Kalau diri kita tak peduli ke Alloh, Apa diri kita tidah takut murka Alloh,
Kalau diri kita tak peduli ke Alloh, apakah diri kita tidak iman kepada Alloh
Kalau diri kita iman kepada Alloh kenapa diam saja…. Bukankah…ALLOH TIDAK MENGHENDAKI SELAIN MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA

Kalau setuju dgn fitnah yahud wa nashara berarti jadi teman yahud wa nashara maka kafirlah nilainya…..
Kalau tidak setuju apa buktinya …..

Tanda sebagai kita membantah / tidak setuju dengan ucapan2 kaum yahudi dan nasrani tersebut..yang memfitnah Alloh swt. dan menghina Nabi Isa as dan menghina Nabi 'Uzair dan menghina sayidah Ummi Maryam..
Membantah/ tanda tidak setuju bukanlah dengan ANARKIS / NAFSU

Dibawah ini saya lampirkan dzikir Islam dan Iman untuk menyangkal fitnahan orang- orang yahudi,nasrani,dan majusi.

“LAA ILLAAHA ILALLOOH WAHDAHULA SYARIKALAH,
MUHAMMADUR ROSUULULLOOH UZAIR BIN IMRON ABDULLOOH,
‘ISA BIN MARYAM ABDULLOOH UMMU MARYAM AMATULLOOH
HIYA LAISAT BISHOHIBAH ‘ALAIHIMUSHOLATULLOOH ”


alkhoiru kullu minalloh, wa syarru laisa minalloh
wa syarru min nufusina wa syarru min hawaina

Wasalam.....

Jumat, 26 Maret 2010

Amal ibadah seseorang akan sia2 .....

UZAIR HAMBA ALLOH , ISA HAMBA ALLOH

Amal ibadah seseorang akan sia2 sebelum kita membantah fitnah kaum yahudi.....

ALLOH TIDAK MENGHENDAKI SELAIN MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA ( Alloh tidak menghendaki orang yang tanpa mennyempurnakan Fitnah /tuduhan org2 yahudi, nasrani dan majusi , dengan cara membantah bahwasanya sayyidina uzair adalah hamba Alloh, Sayyidina Isa bin Maryam adalah Hamba Alloh dan Ummi Maryam adalah اHamba Alloh )
ALLOH TIDAK MENGHENDAKI SELAIN MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA = ALLOH TIDAK MENGHENDAKI tanpa kecuali dari mulai orang kafir, muslim, mukmin, ustadz, Kyai,Ulama,ahli ibadah haji,ahli dzikir emua tak ada nilainya klo orang tersebut tidak menyempurnakan cahayaNya.

Rabu, 03 Maret 2010


Kaum muslimin wal muslimat seantero jagad raya / seluruh dunia mari kita rapatkan persaudaraan kita,mari kita bersama2 berdzikir dan sekaligus membantah fitnah dan Penghinaan kaum yahudi dan nasrani.
Dari shohabat Nabi SAW. 'Ubaidah bin shomit R.a,berkata,telah bersabda Rosululloh SAW; Barang siapa yang bersaksi bahwa'' sesungguhnya tiada tuhan selain Alloh dan tiada sekutu bagi Nya. Dan bersaksi sesungguhnya Isa AS bin Maryam, hamba Alloh dan utusan Nya, dan kalimat Nya, yang di wahyukan kepada Umi Maryam R.a, dan Ruh ciptaan Nya. dan bersaksi sesungguhnya Surga dan neraka itu adalah benar''. Maka Alloh akan memasukan kepada orang - orang yang bersaksi tersebut, kedalam Surga, bersama amal - amal sholeh yang dikerjakannya.
( Hadits Shohih Riwayat Bukhori Muslim ) dlm kitab ''Riyadu sholihin''
MARI MERENUNG..:
Para kaum muslimin dan muslimat yang iman dan islam yang cinta kepada Sang Kholiq Alloh Swt, dan yang takut akan murka Alloh Swt. Marilah kita Ucapkan bahwa “Sayyidina ‘Uzair bin Imron Abduloh,Sayyidina Isa bin Maryam Abduloh, Sayyidatina Ummi Maryam Amatuloh, dan bukan seperti yang di tuduhkan oleh orang-orang yahudi,nasrani,dan majusi...bahwa beliau adalah na’udzubila min dzaliq.

Kenapa kita harus mengucapkan bahwa“Sayyidina ‘Uzair bin Imron Abduloh,Sayyidina Isa bin Maryam Abduloh, dan Sayyidatina Ummi Maryam Amatuloh", karena ucapan ini sebagai bantahan kita terhadap fitnahan orang-orang yahudi,nasrani,dan majusi terhadap Alloh Swt, Apakah anda rela sesembahan anda sekalian di Fitnah ? Seandainya diam berarti anda rela sesembahan anda di fitnah dan bisa dikatakan diam berarti setuju, diam berarti tanda tak peduli. “Na’udzubilah mindzaliq”.

Sebagai tanda kita tidak rela sesembahan kita di fitnah, bukanlah dengan cara Fisik atau anarkis karena saat ini belumlah saatnya, karena yang memerangi orang-orang kafirin dengan Pedang nanti kalo sudah turun Kholifah Imam Mahdi, bagaimana caranya saat ini yaitu dengan mentekadkan hati dan mengucap dengan lisan kita bahwa” “Sayyidina ‘Uzair bin Imron Abduloh,Sayyidina Isa bin Maryam Abduloh, dan Sayyidatina Ummi Maryam Amatuloh,yang artinya 'Uzair bin imron adalah Hamba Alloh, Isa bin Maryam adalah Hamba Alloh, dan Ummi Maryam adalah Hamba Alloh.dan bukan seperti yang di katakan oleh orng-orang yahudi dan nasrani, kata mereka Beliau anak Alloh na'dzubilah..suma na'udzubilah...

Mari kita simak Ayat suci Alqur’an surat Attaubah ayat 30 s/d ayat 32.
SURAT ATTAUBAH AYAT 30 – 32 YANG ARTINYA:
30 ).Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling? ( Orang – orang yg berkata dan mengikuti perkataan orang2 yahudi yang di laknat oleh ALLOOH.)

31). Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.( ALLOH MAHA SUCI dari tuduhan orang – orang yahudi, Nasrani, dan Majusi)

32). Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah.( Dipadamkan dgn cara.) dengan mulut (ucapan- ucapan ‘Uzair putra Alloh dan Isa putra Alloh na’udzu billah mindzaliq ,seperti ayat 30 diatas) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.

( Menyempurnakan cahaya ALLOH dengan cara membersihkan cahaya tersebut dari tuduhan orang –orang yahudi , nasrani dan Majusi KARENA YANG DI MAKSUD CAHAYANYA DI DALAM AYAT 32 MASIH ADA HUBUNGANNYA DENGAN AYAT 30 DAN AYAT 31 ).
( Menyempurnakan cahaya dengan cara mengucap/ membantah secara lisan bahwa= sayyidina uzair adalah hamba Alloh, Sayyidina Isa bin Maryam adalah Hamba Alloh dan Ummi Maryam Hamba Alloh dan bukan seperti yg dikatakan oleh org2 yahudi,nasrani dan majusi bahwa sayyidina Uzair,Sayyidina Isa bin Maryam dan Ummi Maryam adalah…(anak dan istri). Na’udzubillah mindzaliq ini adalah Cuma rekayasa iblis supaya org2 Islam semua pada terjerumus pada jurang kedurhakaan, .dan diam tanpa membantah berarti setuju, kalo setuju berarti ikut2an org2 kafir, NA’UDZUBILLAH MINDZALIQ Bukankah Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.

ALLOH TIDAK MENGHENDAKI SELAIN MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA ( Alloh tidak menghendaki orang yang tanpa mennyempurnakan Fitnah /tuduhan org2 yahudi, nasrani dan majusi , dengan cara membantah bahwasanya sayyidina uzair adalah hamba Alloh, Sayyidina Isa bin Maryam adalah Hamba Alloh dan Ummi Maryam adalah اHamba Alloh )
ALLOH TIDAK MENGHENDAKI SELAIN MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA =

ALLOH TIDAK MENGHENDAKI tanpa kecuali dari mulai orang kafir, muslim, mukmin, ustadz, Kyai,Ulama,ahli ibadah haji,ahli dzikir emua tak ada nilainya klo orang tersebut tidak menyempurnakan cahayaNya.

Cahaya Alloh ( ucapan Sayyidina UZAIR BIN IMRON ABDULLOOH , Syyidina ISA BIN MARYAM ABDULLOOH, UMU MARYAM AMATULLOOH) ----- WALAUPUN ORANG-ORANG KAFIR TDK MENNYUKAI UCAPAN / MENDENGAR UCAPAN TERSEBUT.

Bagaimana kalau kita sebagai orang muslim diam saja... diam bukankah berarti tak peduli atau diam berarti setuju..? kalau tidak setuju apa buktinya atau tanda sebagai kita tidak setuju dengan ucapan2 kaum yahudi dan nasrani tersebut..yang memfitnah Alloh swt. dan menghina Nabi Isa as dan menghina Nabi 'Uzair

Dibawah ini saya lampirkan dzikir Islam dan Iman untuk menyangkal fitnahan orang- orang yahudi,nasrani,dan majusi.
“LAA ILLAAHA ILALLOOH WAHDAHULA SYARIKALAH, MUHAMMADUR ROSUULULLOOH UZAIR BIN IMRON ABDULLOOH, ‘ISA BIN MARYAM ABDULLOOH UMMU MARYAM AMATULLOOH HIYA LAISAT BISHOHIBAH ‘ALAIHIMUSHOLATULLOOH ”

Senin, 22 Februari 2010

1.Sayyidina 'Uzair adalah Hamba Alloh beliau bukan seperti yang di tuduhkan oleh org2 yahudi....
2.Sayyidina Isa adalah Hamba Alloh beliau bukan seperti yang di tuduhkan oleh org2 nasrani....
3.Sayyidatina Umma Maryam adalah Hamba Alloh beliau bukan seperti yang di tuduhkan oleh org2 majusi....

“LAA ILLAAHA ILALLOOH WAHDAHULA SYARIKALAH, MUHAMMADUR ROSUULULLOOH UZAIR BIN IMRON ABDULLOOH, ‘ISA BIN MARYAM ABDULLOOH UMMU MARYAM AMATULLOOH HIYA LAISAT BISHOHIBAH ‘ALAIHIMUSHOLATULLOOH ”

Kamis, 21 Januari 2010

مفـــــــتاح الرضـى لاإلـــــــــه الا إلله
محـمد رســــــول الله عزيـر بن عمران عـبد الله
عيـسى بن مريـم عبـد الله أم مريـم امـــــة الله
هـي ليـست بالصـاحبــة علـيهم صـــــلاة الله
كــل الـــخيـر من الله والــشـر لـيس من الله
والـشـر من نـفواســنا والــشر من هــوائـنا

Rabu, 13 Januari 2010

PINTU-PINTU MASUKNYA SYETAN


Hati manusia bagaikan benteng sedangkan syetan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga/menutup pintu-pintu masuknya syetan ke dalam hati. Kalau kita ingin memiliki kemampuan untuk menjaga pintu agar tidak diserbu syetan, kita harus mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan syetan sebagai jalan untuk menguasai benteng tsb. Melindungi hati dari gangguan syetan adalah wajib oleh karena itu mengetahui pintu masuknya syetan itu merupakan syarat untuk melindungi hati kita maka kita diwajibkan untuk mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan jalan untuk menguasi hati manusia.
Pintu tempat masuknya syetan adalah semua sifat kemanusiaan manusia yang tidak baik. Berarti pintu yang akan dimasuki syetan sebenarnya sangat banyak, Namun kita akan membahas pintu-pintu utama yang dijadikan prioritas oleh syetan untuk masuk menguasai manusia. Di antara pintu-pintu besar yang akan dimasuki syetan itu adalah:
1. Marah
Marah adalah kalahnya tentara akal oleh tentara syetan. Bila manusia marah maka syetan bisa mempermainkannya seperti anak-anak mempermainkan kelereng atau bola. Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan syetan.
2. Hasad
Manusia bila hasud dan tamak menginginkan sesuatu dari orang lain maka ia akan menjadi buta. Rasulullah bersabda:” Cintamu terhadap sesuatu bisa menjadikanmu buta dan tuli” Mata yang bisa mengenali pintu masuknya syetan akan menjadi buta bila ditutupi oleh sifat hasad dan ketamakan sehingga tidak melihat. Saat itulah syetan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke hati manusia sehingga orang itu mengejar untuk menuruti syahwatnya walaupun jahat.
3. Perut kenyang
Rasa kenyang menguatkan syahwat yang menjadi senjata syetan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Iblis pernah menampakkan diri di hadapan Nabi Yahya bin Zakariyya a.s. Beliau melihat pada syetan beberapa belenggu dan gantungan pemberat untuk segala sesuatu seraya bertanya. Wahai iblis belenggu dan pemberat apa ini? Syetan menjawab: Ini adalah syahwat yang aku gunakan untuk menggoda anak cucu Adam.Yahya bertanya: Apa hubungannya pemberat ini dengan manusia ? Syetan menjawab: Bila kamu kenyang maka aku beri pemberat sehingga engkau enggan untuk sholat dan dzikir. Yahya bertanya lagi: Apa lainnya? Tidak ada! Jawab syetan. Kemudian Nabi Yahya berkata: Demi Allah aku tidak akan mengenyangkan perutku dengan makanan selamanya. Iblis berkata. Demi Allah saya tidak akan memberi nasehat pada orang muslim selamanya.
Kebanyakan makan mengakibatkan munculnya enam hal tercela:
• Menghilangkan rasa takut kepada Allah dari hatinya.
• Menghilangkan rasa kasih sayang kepada makhluk lain karena ia mengira bahwa semua makhluk sama kenyangnya dengan dirinya.
• Mengganggu ketaatan kepada Allah
• Bila mendengarkan ucapan hikmah ia tidak mendapatkan kelembutan
• Bila ia bicara tentang ilmu maka pembicaraannya tidak bisa menembus hati manusia.
• Akan terkena banyak penyakit jasmani dan rohani
4. Cinta perhiasan dan perabotan rumah tangga
Bila syetan melihat hati orang yang sangat mencintai perhiasan dan perabotan rumah tangga maka iblis bertelur dan beranak dan menggodanya untuk terus berusaha melengkapi dan membaguskan semua perabotan rumahnya, menghiasi temboknya, langit-langitnya dst. Akibatnya umurnya habis disibukkan dengan perabotan rumah tangga dan melupakan dzikir kepada Allah.
5. Tergesa-gesa dan tidak melakukan receck
Rasulullah pernah bersabda: Tergesa-gesa termasuk perbuatan syetan dan hati-hati adalah dari Allah SWT. Allah berfirman: ”Manusia diciptakan tergesa-gesa” dalam ayat lain dditegaskan: “Sesungguhnya manusia itu sangat tergesa-gesa. Mengapa kita dilarang tergesa-gesa? Semua perbuatan harus dilakukan dengan pengetahuan dan penglihatan mata hati. Penglihatan hata hati membutuhkan perenungan dan ketenangan. Sedangkan tergesa-gesa menghalangi itu semua. Ketika manusia tergesa-gesa dalam melakukan kewajiban maka syetan menebarkan kejahatannya dalam diri manusia tanpa disadari.
6. Mencintai harta
Kecintaan terhadap uang dan semua bentuk harta akan menjadi alat hebat bagi syetan. Bila orang memiliki kecintaan kuat terhadap harta maka hatinya akan kosong. Kalau dia mendapatkan uang sebanyak satu juta di jalan maka akan muncul dari harta itu sepuluh syahwat dan setiap syahwat membutuhkan satu juta. Demikianlah orang yang punya harta akan merasa kurang dan menginginkan tambahan lebih banyak lagi.
7. Ta’assub bermadzhab dan meremehkan kelompok lain.
Orang yang ta’assub dan memiliki anggapan bahwa kelompok lain salah sangat berbahaya. Orang yang demikian akan banyak mencaci maki orang lain.
Meremehkan dan mencaci maki termasuk sifat binatang buas. Bila syetan menghiasi pada manusia bahwa taassub itu seakan-akan baik dan hak dalam diri orang itu maka ia semakin senang untuk menyalahkan orang lain dan menjelekkannya.
8. Kikir dan takut miskin.
Sifat kikir ini mencegah seseorang untuk memberikan infaq atau sedekah dan selalu menyeru untuk menumpuk harta kekayaan dan siksa yang pedih adalah janji orang yang menumpuk harta kekayaan tanpa memberikan haknya kepada fakir miskin. Khaitsamah bin Abdur Rahman pernah berkata: Sesungguhnya syaitan berkata: Anak cucu Adam tidak akan mengalahkanku dalama tiga hal perintahku: Aku perintahkan untuk mengambil harta dengan tanpa hak, menginfakkannya dengan tanpa hak dan menghalanginya dar hak kewajibannya (zakat).
Sufyan berkata: Syetan tidak mempunyai senjata sehebat senjata rasa takutnya manusia dari kemiskinan. Apabila ia menerima sifat ini maka ia mengambil harta tanpa hak dan menghalanginya dari kewajiban zakatnya.

9. Memikirkan Dzat Allah
Orang yang memikirkan dzat Allah tidak akan sampai kepada apa yang diinginkannya ia akan tersesat karena akal manusia tidak akan sampai kesana. Ketika memikirkan dzat Allah ia akan terpeleset pada kesyirikan.

10. Suudzon terhadap orang Islam ghibah.
Allah berfirman dalam Surat Al Hujuroot 12 sbb.:
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Rasulullah pernah bersabda: Jauhillah tempat-tempat yang bisa memunculkan prasangka buruk.
Kalau ada orang yang selalu suudzdzon dan selalu mencari cela orang lain maka sebenarnya ia adalah orang yang batinnya rusak. Orang mukmin senantiasa mencari maaf dan ampunan tetapi orang munafik selalu mencari cela orang lain.
Itulah sebagian pintu-pintu masuknya syetan untuk menguasai benteng hatinya.
Kalau kita teliti secara mendetail kita pasti tidak akan mampu menghitung semua pintu masuknya syetan ke dalam hati manusia

Sekarang bagiamana solusi dari hal ini? Apakah cukup dengan zikrullah dan mengucapkan “Laa haula wa laa quwwata illa billah”? ketahuilah bahwa upaya untuk membentengi hati dari masuknya serbuan syetaan adalah dengan menutup semua pintu masuknya syetan dengan membersihkan hati kita dari sifat-sifat tercela yang disebutkan di atas. Bila kita bisa memutuskan akar semua sifat tercela maka syetan mendapatkan berbagai halangan untuk memasukinya ia tidak bisa menembus ke dalam karena zikrullah.
Namun perlu diketahui bahwa dzikir tidak akan kokoh di hati selagi hati belum dipenuhi dengan ketakwaan dan dijauhkan dari sifat-sifat tercela. Bila orang yang hatinya masih diliputi oleh akhlak tercela maka dzikrullah hanyalah omongan jiwa yang tidak menguasai hati dan tidak akan mampu menolak kehadiran syetan. Oleh sebab itu Allah berfirman:
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. ( Al A’raaf 201)

Perumpamaan syetan adalah bagaikan anjing lapar yang mendekati anda. Bila anda tidak memiliki roti atau daging pasti ia akan meninggalkanmu walaupun Cuma menghardiknya dengan ucapan kata. Tapi bila di tangan kita ada daging maka ia tidak akan pergi dari kita walaupun kita sudah berteriak ia ingin merebut daging dari kita. Demikian juga hati bila tidak memiliki makanan syetan akan pergi hanya dengan dzikrullah. Syahwat bila menguasai hati maka ia akan mengusir dzikrullah dari hati ke pinggirnya saja dan tidak bisa merasuk dalam relung hati.
Sedangkan orang-orang muttaqin yang terlepas dari hawa nafsu dan sifat-sifat tercela maka ia akan dimasuki syetan bukan karena syahwat tapi karena kelalaian dari dzikrullah apabila ia kembali berdzikir maka syetan langsung takut. Inilah yang ditegaskan firman Allah dalam ayat sebelumnya:
Artinya: Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ( Al A’roof ayat 200)

Dalam ayat lain disebutkan:
Artinya: Apabila kamu membaca Al Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. (An Nahl 98-100)
Mengapa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Bila Umar ra. Melewati suatu lereng maka syetan mengambil lereng selain yang dilewati Umar.”? Karena Umar memiliki hati yang bersih dari sifat-sifat tercela sehingga syetan tidak bisa mendekat. Kendatipun hati berusaha menjauhkan diri dari syetan dengan dzikrullah tapi mustahil syetan akan menjauh dari kita bila kita belum membersihkan diri dari tempat yang disukai syetan yaitu syahwat, seperti orang yang meminum obat sebelum melindungi diri dari penyakit dan perut masih disibukkan dengan makanan yang akan dicerna. Taqwa adalah perlindungan hati dari syahwat dan nafsu apabila zikrullah masuk kedalam hati yang kosong dari zikir maka syetan mendesak masuk seperti masuknya penyakit bersamaan dengan dimakannya obat dalam perut yang masih kosong.

Allah SWT berfirman :
Artinya: Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya. (Qoof 37)


WAllahu a’lamu bis showab.
______________________________

_____________
Sumber : Dudung.Net - Penulis : Dr.H. Achmad Satori

Selasa, 12 Januari 2010

Strategi Setan Menjerumuskan Manusia
Sebelum kita mengetahui strategi setan menjerumuskan manusia, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui Visi dan Misi setan.
Visi setan adalah memperbudak manusia dan Misi setan mengkondisikan manusia lupa kepada Alah SWT.

Adapun strategi setan untuk mewujudkan visi dan misinya adalah sbb :

1. Waswasah
Waswasah artinya membisikkan keraguan pada manusia ketika melakukan kebaikan atau amal sholeh. Saat kumandang azan subuh dan tubuh kita masih dililit selimut, terbersit dalam pikiran kita, "Nanti lima menit lagi". Ini adalah waswasah. Kenyataannya bukan lima menit tapi satu jam, akhirnya Sholat Shubuh terlambat bahkan tidak sholat.
2. Tazyin
Tazyin artinya membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan. Segala yang berbau maksiat biasanya terlihat indah, Misalnya, mengapa orang yang berpacaran lebih mesra daripada suami-istri? Jalan-jalan saat pacaran lebih mengesankan daripada setelah menikah. Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran itu maksiat, sementara nikah itu ibadah. Maksiat disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat dan mengesankan. Inilah yang disebut strategi tazyin.
3.Tamanni
Tamanni artinya memperdaya manusia dengan khayalan dan angan-angan. Pernahkan terbersit niat akan Shalat Tahjud saat merebahkan badan di tempat tidur? Namun pada jam tiga saat wekwr berbunyi, kita cepat-cepat mematikannya lalu meneruskan tidur.
Pernahkan kita ingin bertobat? Namun pada sat maksiat ada di depan mata, kita tetap saja melakukannya. Ironisnya ini berlangsung berkali-kali. Inilah yang disebut strategi tamanni.
4. A'dawah
A'dawah artinya berusaha menanamkan permusuhan. Setan berikhtiar menumbuhkan permusuhan di anatara manusia. Biasanya permusuhan berawal dari prasangka buruk. Supaya manusia bermusuhan, setan biasanya menumbuhkan prasangka buruk.Karena itu waspadai kalau kita berprasangka buruk pada orang lain, sesungguhnya kita telah terperangkap strategi setan.
5. Takwif
Takwif artinya menakut-nakuti. Pernahkah merasa takut miskin karena menginfakkan sebagian harta, takut disebut sok alim karena datang ke majelis taklim? Kalau kita pernah merasakannya, inilah strategi takhwif.

6. Shaddun
Shaddun artinya berusaha menghalang-halangi manusia menjalankan perintah Allah dengan menggunakan berbagai hambatan. Pernahkah anda merasa malas saat mau melakukan sholat, atau mengantuk saat membacaAl Qur'an meskipun sudah cukup tidur? Ini adalah gejala shaddun dari setan.
7. Wa'dun
Wa'dun artinya janji palsu. Setan berusaha membujuk manusia agar mau mengikutinya dengan memberikan janji-janji yang menggiurkan. Akhirnya manusia mempercayainya. Misalnya, banyak kasus seorang wanita menyerahkan dirinya pada sang pacar karena dijanjikan akan dinikahi, namun setelah hamil sang pacar meninggalkannya begutu saja. Dia tidak mau bertanggung jawab. Inilah contoh wa'dun atau janji palsu dari setan.
8. Kaidun
Kaidun artinya tipu daya. Setan berusaha sekuat tenaga memasang sejumlah perangkap agar manusia terjebak. Pernahkah saat diberi tugas, kita berpikir nanti saja mengerjakannya krn waktu masih lama? Ternyata setelah dekat waktunya kita mengerjakan asal-asalan dan tergesa-gesa sehingga hasilnya tidak optimal atau ada kemunginan pada waktu yang ditentukan pekerjaan tidak selesai. Strategi ini disebut kaidun.
9. Nisyan
Nisyan artinya lupa. Sesungguhnya lupa itu adalah hal yang manusiawi. Lupa memang sesuatu hal yang manusiawi, tetapi setan berusaha agar manusia menjadikan lupa sebagai alasan untuk menutupi tanggung jawab. Pernahkan kita lupa menunaikan janji? lupa sholat? Kalau sesekali itu bisa disebut manusiawi, tetapi kalau sering dilakukan berarti terjebak strategi nisyan.

Demikian ringkasan tentang strategi setan. Semoga kita dapat mencermati dan berusaha agar tidak terjebak strategi setan laknatullah (setan yang dilaknat Allah)


______________________________________
Sumber :
Judul Buku : Strategi setan menjerumuskan manusia
(Menelanjangi strategi jin)
Pengarang : Ustadz Aam Amiruddin